Senin, 15 Februari 2016

Ada yang Unik di Malaysia



Ada sesuatu yang unik ketika melakukan perjalanan ke Malaysia beberapa waktu yang lalu, yang cukup membuat perjalanan kami terasa seru dan ramai. Bukan karena tempat-tempat menarik yang kami kunjungi, bukan juga karena ada momen spesial lainnya ketika berada di Malaysia. Bahkan sesuatu yang unik tidak dari sesuatu yang spesial atau menarik, melainkan sebaliknya. Karena kami belum tahu saja, masih belum familiar, sehingga terkesan unik. Apa ya kira-kira?

Selama perjalanan banyak kami temui semacam sign atau tulisan yang terpasang di pinggir jalan, di tempel dibangunan, tempat-tempat umum, dll. Sign atau tulisan yang saya maksud dalam bentuk poster, baliho, pamphlet, atau semacamnya yang terpasang di beberapa tempat. Mungkin karena saking antusiasnya menikmati perjalanan kali ini, jadi hal-hal kecilpun begitu kami amati, salah satunya sign yang kami temui sepanjang perjalanan.

Bahasa Melayu Malaysia memang sedikit berbeda dengan Bahasa Indonesia. Karena belum terlalu familiar dengan Bahasa Melayu Malaysia, jadi kata-kata atau Bahasa yang digunakan dalam sign atau tulisan tersebut serasa unik dan sedikit menggelitik. Setiap kami menoleh, lalu bertemu dengan tulisan atau sign, kami spontan membacannya dan ujung-ujungnya kami tertawa bersama-sama. Ada beberapa teman yang sedikit konyol, setiap habis membaca kata-kata di sign tersebut, mencoba mengartikannya kata demi kata. Memang jika diartikan kata per kata, Bahasa Malaysia itu sedikit menggemaskan. Itulah unik yang saya maksudkan. 

“Pakar pencuci baju”dan “Pekerja hawa dingin” …. sempat membuat kami heboh saat melihat tulisan tersebut terpasang di kaca bangunan yang bersebelahan. Kenapa harus begitu nulisnya, hedeeuuhh, padahal artinya itu tempat “Laundry” dan “servis AC”.

Teman-teman saya yang tinggal di wilayah dekat Malaysia, seperti Narathiwat, Pattani, Yala, mereka banyak yang familiar dengan Bahasa Melayu seperti itu, karena mayoritas masyarakat di wilayah tersebut masih menggunakan Bahasa Melayu Jawi yang hampir sama dengan Bahasa Melayu Malaysia.

Mungkin bagi Orang Malaysia sendiri, tidak ada yang aneh, karena memang Bahasa tersebut sudah menjadi Bahasa sehari-hari mereka, bahkan menjadi Bahasa Nasional. Namun bagi kami yang lebih familiar dengan Bahasa Indonesia, membaca atau mendengarnya jadi aneh, lucu, dan menggelitik. Belum lagi kalau mendengar orang Malaysia asli yang bertutur, bagaimana jadinya ya…pasti lucu sekali. Ketawa dulu ahh, ha ha ha.

Contoh kecilnya yang pernah saya dengar ketika beberapa teman saya berbicara dengan menggunakan Melayu Jawi. Menyebut “belok kanan” menjadi “pusing kanan”, padahal kan pusing biasannya untuk penyebutan ketika sakit kepala. Yang lucu lagi, saya pernah tidur dengan teman guru di sekolah, rupannya tidur saya tidak bisa nyenyak waktu itu, banyak bergerak. Kata beliau tidur saya “buas”…wahhhh, seperti harimau saja. Belum lagi kalau mencium sesuatu yang berbau, apapun itu bentuknya. Semua yang berbau dikatakan “busuk”. Saya pernah juga beberapa kali dikatakan “busuk” sama mereka….krusial sekali kan, ha ha ha. Memang seperti itu Bahasa yang biasa mereka gunakan. 

Kata seorang teman saya, jika Bahasa itu dibawa pulang ke rumah dan dipakai saat berbicara dengan keluarga atau teman, bisa-bisa langsung diusir. 

Dibawah ini adalah contoh sign atau tulisan saya telah berhasil saya abadikan dari mobil yang sedang saya naiki waktu itu. Entah apa maksud dari sign tersebut, yang jelas ada sesuatu yang unik dan menggelitik dari Bahasa yang digunakan. Coba cermati saja,
Sign yang terpasang di jalan tol

Hayoooo siapa yang tahu maksudnya? Ngomong-ngomong kok ada pejabat yang mau dipasang segala, ha ha ha.

2 komentar:

  1. Iyaaa mbakkk bhs Malaysia memang kita rasakan lucuu, dulu kupunya dua teman kuliah dr Malaysia, haha . .aku phm gak phm klo ngobrol.. Dan teman Malaysia itu nyontek aku abis2an utk ujian bhs Indonesia pas semester satu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bund, benar sekali ....He he, rasanya bersyukur sekali saya jadi orang Indonesia

      Hapus

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...