Rabu, 29 April 2015

WAKTU



          

         Waktu adalah sesuatu yang sudah paten, tidak bisa kita mengurangi atau menambahnya. Sehari kita memiliki jumlah waktu yang sama, yaitu 24 jam. Waktu itu berjalan dengan irama yang tetap, tapi anehnya waktu yang sudah berlalu tidak akan pernah bisa tergantikan. Waktu juga merupakan sesuatu yang sangat berharga, jika kita menyia-nyiakannya, rugi itu sudah pasti. Namun kenyataannya banyak dari kita, terutama saya pribadi sering melalaikan pentingnya sebuah waktu, kita biarkan waktu berlalu begitu saja tanpa adannya sesuatu yang bermakna. Betapa cepatnya kehidupan ini berjalan sehingga tanpa kita sadari sudah banyak sekali waktu-waktu yang telah berlalu. Usia tak terasa sudah 20 tahun, seolah-olah baru kemarin saya menangis minta digendong, rasasannya baru kemarin saya lulus SD, SMP, SMA, dan sekarang tak terasa sudah menginjak bangku kuliah semester 6. Apa kontribusi kita terhadap waktu yang telah kita lewati selama ini? Menyadari betapa cepatnya waktu berlalu, maka sebelum waktu yang ada terlewatkan lagi, kita harus berusaha untuk memamfa’atkan waktu yang tersisa ini dengan sebaik-baiknya.
          Sudah jelas bahwa waktu yang kita punyai itu semuannya sama. Waktu telah dibagikan seadil-adilnya kepada setiap orang sehingga tidak seorangpun yang mendapatkan lebih banyak dari orang lain. Tapi dalam kehidupan kita, waktu ternyata bisa membuat semuannya berbeda walaupun kenyatannya waktu yang kita miliki sama, apa yang sebenarnya membuat semuannya itu berbeda? Apa yang kita lakukan dengan waktu itulah yang membedakan. Pemannfa’atan waktu yang kita punya berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Mungkin bagi sebagian dari kita, waktu satu jam itu berjalan dengan sangat lambat sehingga seringkali kita berusaha untuk mencari jalan untuk melenyapkan waktu yang panjang itu. Sedangkan, ada pula yang merasakan bahwa waktu satu jam berlalu bagaikan satu detik saja sehingga seringkali kali kita keluh kesah karena tidak punya waktu lebih. Saya juga pernah mengalami hal seperti itu, misalnya saat ada tugas kuliah menumpuk yang harus dikerjakan secepatnya, dan saya juga harus melakukan aktivitas-aktivitas lainnya, saat itu saya merasa waktu yang saya punya begitu sedikit dan seperti kita dikejar-kejar oleh waktu dalam menyelesaikan tugas-tugas itu. Sangat berbeda saat saya lebih banyak menghabiskan waktu saya untuk berdiam diri di rumah, dan ttempat tidur merupakan sahabat yang paling akrab. Rasannya sangat jenuh, sehingga harus mencari cara untuk menghlangkannya. Mencoba berusaha untuk segera melenyapkan waktu dalam sehari yang terasa begitu panjang tersebut.
          Pembagian waktu secara tepat merupakan hal penting yang harus kita lakukan mulai saat ini agar waktu yang kita punya  bisa kita gunakan dengan sebaik-baiknya. Sehingga dengan pembagian waktu yang tepat itu tampaknya tak lagi kita akan kekurangan waktu atau kelebihan waktu yang membuat kita pusing untuk mencari cara agar waktu tersebut cepat berlalu. Ayo mulai sekarang kita rencanakan semua kegiatan yang harus kita lakukan. Itulah hal sepele yang hingga saat ini belum tertanam betul-betul dalam diri saya, sehingga kadang tidak jelas akan melakukan apa di waktu ini. Membuat rencana tertulis  setiap hari adalah hal sepele yang belum perbah saya lakukan, semua rencana hanya sebatas angan-angan saja. Ya, saya ingin melakukan hal ini … agar semua bisa berjalan sesuai dengan rencana. Waktu adalah uang, mari kita gunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya, dengan jalan membuat rencana tertulis terhadap apa yang ingin kita lakukan. Semoga bisa terlaksana….
---Nice Day … in happy writing---

T. Agung, 30-4-2015
         

Jumat, 24 April 2015

Apa saja bisa ditulis …



       Ya … itulah salah satu kunci yang saya jadikan pemicu semangat saya untuk menulis. Kadang ide yang ingin saya tuangkan dalam sebuah tulisan itu membuat diri saya belum bisa menerimannya, kuanggap ide itu hanya biasa-biasa saja yang sangat jauh dari harapan, sehingga ide itu sering terabaikan begitu saja, tak terwujud dalam coretan-coretan. Sangat enggan untuk menuliskan ide yang biasa-biasa seperti itu … padahal untuk bisa menjadikan sesuatu itu luar biasa maka memulainnya dari sesuatu yang sederhana atau biasa-biasa dulu. Sebenarnya dalam lubuk hati yang paling dalam ingin sekali untuk menghasilkan ini-itu, tapi masih sulit rasannya hal itu kujadikan sebuah kenyataan. Berangkat dari sebuah ide sederhana tidak apa-apa, mungkin suatu saat nanti ide yang luar biasa akan keluar dengan sendirinnya seiring dengan berjalannya waktu. Untuk saat ini hal terpenting adalah yang penting menulis, apa saja bisa ditulis …
       Tulisan saya hari ini tentang cheating and chatting di bulan Ramadhan, kita tahu kan bahwa besar sekali kemungkinan bahwa ujian semester genap kali ini diadakan saat bulan puasa. Mungkin saat ujian di hari-hari biasa, melakukan cheat and chat adalah biasa, sesuatu yang tidak asing lagi. Meskipun sebenarnya kita tahu bahwa jika kita melakukan itu berarti kita telah melakukan sebuah kebohongan, melakukan sesuatu yang tidak jujur. itu perbuatan yang tidak baik dan dosa apabila dilakukan. Makannya kita harus berpikir dua kali untuk cheat and chat saat ujian di bulan puasa. Dalam hal ini mungkin beberapa dari kita akan merasakan dilema antara bisa mendapatkan nilai bagus dan mempertahankan akan nilai kesucian puasa kita.
       Suatu hari  terlihat obrolan yang begitu gayeng mengenai hal ini di kelas saya, hal ini terjadi setelah salah satu dosen kami mengumumkan akan program pembelajaran kedepannya … salah satu dari teman kami mengawali pembicaraanya, jangan sampai UAS nya dilaksanakan di Bulan puasa, kalau nyontek jadi batal ntar puasannya. Uangkapan itu mendapat tanggapan yang berbeda-beda dari teman-teman, mereka saling riuh untuk menanggapi ungkapan itu. Saya yang sedang duduk agak jauh dari mereka juga ingin memberikan tanggapan. Agak konyol sich tanggapannya, he e *aku mah gini orangnya . Tapi sempat membuat mereka tertawa juga sich. Loh …nggak apa-apa lho ujian dibulan puasa, masalah nyontek atau Tanya teman kan bisa kita niatkan ibadah, terutama untuk menjalin tali silaturrahim. Bagaimana dengan yang ini, solusi tepat kan bagi yang bingung cheat and chat di bulan puasa. He e e. Sebisa mungkin kita untuk tidak melakukan hal ini demi menjaga kesempurnaan puasa kita. Kita positif thinking saja kepada bapak ibu dosen yang akan memberikan nilai kepada kita. Karena berbuat baik di bulan puasa itu pahalannya banyak, jadi besar kemungkinan mereka semua akan memberikan nilai yang bagus kapada kita dengan suka cita, he e Wallahu a’lam.
--Let’s have fun in writing and enjoy my story—
T.Agung, 25-04-2015

      

Selasa, 21 April 2015

Writing Time on Kartini Day

       Tepatnya pada hari ini, menjadi hari yang sangat istimewa untuk wanita-wanita Indonesia. Telah kita ketahui bersama bahwasannya hari ini adalah Hari Kartini, yang diperingati satu tahun sekali setiap tanggal 21 April. Peringatan hari Kartini ini sebagai bentuk upaya kita untuk mengenang jasa-jasa beliau, Raden Ajeng Kartini. R.A Kartini adalah sosok perempuan yang menjadi pelopor emansipasi wanita di Indonesia. Beliau berjuang untuk mengangkat derajat perempuan Indonesia, salah satu perjuangan yang beliau torehkan adalah melalui jalur pendidikan.
       Untuk mengenang jasa-jasa beliau, banyak instansi pendidikan yang mendakan kegiatan khusus untuk memperingati hari kartini ini. 
Salah satunnya apa yang telah dilaksanakan oleh jurusan PGMI di kampus IAIN Tulungagung yang hari ini mengadakan ajang pemilihan kakang dan mbakyu. Tidak tahu persis seperti apa prosesi pelaksanaannya. Tapi terlihat semua mahasiswa PGMI hari ini diwajibkan untuk memakai kebaya jadoel ala Kartini gitu
 Banyak juga kawan-kawan FB yang mempost fotonnya ala-ala kartini di hari ini. Sempat melintas di dinding FB saya foto anak kecil yang terlihat begitu PD tampil membaca puisi dengan baju kebaya mininya. 

Di status yang di tulis ibunya (a.n Ririh Utami), ia telah memenangkan dalam ajang lomba ini. 



Yang baju hijau itu terlihat saudara saya, Adik nenek saya (foto ke-3 dr sebelah kanan depan) yang saat ini bekerja di London juga tidak mau kalah dengan gaya kartininnya, meskipun disamping mereka semua harus bekerja …tetapi kesempatan ini begitu tampak menjadi moment yang special bagi mereka, para wanita tangguh dan luar biasa.
Begitu juga dengan Ibu saya, beliau adalah sosok kartini dalam hidup saya. Peran ibu saya dalam memperjuangkan anak-anak nya untuk mengenyam pendidikan begitu luar biasa. Terima kasih ibu, yang telah menjadi sosok kartini dalam hidupku.
Selamat Hari Kartini, semoga kita jadi wanita yang mandiri dan bisa terus berkarya. Selamat Hari Kartono juga he e, semoga mereka bisa penjadi pelindung para Kartini. Enjoy your reading ... ^__^

T. Agung, 21 April 2015

Senin, 20 April 2015

Edisi Bapak Jokowi



            Kudapatkan ide ini saat mengikuti mata kuliah discourse, saat itu dosen saya membahas tentang the power of language. Jika ingin menguasai dunia bukan pake pedang, bukan pake senjata atau panah, tetapi cukup pake bahasa. Karakter Jokowi masuk dech dalam pembahasan itu, yaitu lewat slogan kampanyenya “salam dua jari”. Begitu juga SBY yang punya slogan kampanye, “bersama kita bisa”, dan “lanjutkan”. Dengan bahasa-bahasa itu bisa menghipnotis masyarakat luas sehingga akhirnya mereka bisa terpilih menjadi presiden. Bermula dari topic itu, akhirnya pembahasan berlanjut ke nge-gossipkan Jokowi. Jadilah tulisan ini. Chek it out …
Saya mengetahui sosok Pak Jokowi ketika  beliau menjadi gubernur DKI Jakarta. Pada saat itu Pak Jokowi menjadi sorotan media yang luar biasa. Popularitasnya meningkat drastis, apa-apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi menjadi perhatian masyarakat luas. Media telah membuat masyarakat di Indonesia bahkan mungkin di kancah internasional terkesima akan sosok Pak Jokowi. Seperti tidak ada yang perlu diragukan lagi, segala upaya Pak Jokowi  menjadi hal yang patut untuk kita contoh dan apresiasi, tak ada sisi negative dari beliau yang tersiarkan. Bahkan hal kecil pun menjadi sesuatu yang luar biasa ketika dilakukan oleh pak jokowi. Misalnya, cara berpakaian Pak Jokowi, saat beliau memakai baju kotak-kotak … saat itu juga baju kotak-kotak menjadi tren masyarakat luas. He e seingat saya ini terjadi 1 tahun yang lalu, karena saat hari lebaran diwaktu itu saya juga menjadi salah seorang yang membeli baju kotak-kotak ala jokowi ini. Selain itu yang menjadi sorotan public adalah kesederhanaan akan sosok.beliau. Cara kerja beliau yang menjadi ciri khas nya juga tidak kalah didambakan oleh rakyat yaitu blusukan, hal ini menjadikan Pak Jokowi dikenal dengan sosok yang merakyat, sosok yang dekat dengan rakyat.
            Figur Pak Jokowi yang seperti itu membuat saya mengagumi sosok beliau, istilah kerenya nge-fans, he e. Suatu ketika, kurang lebih satu tahun yang lalu …saat PSKM 2014, ingat sekali HMJ TBI menjual buku murah yang di ambil dari toko buku dewi. Terlihat disitu ada buku tentang Pak Jokowi. Saya beli buku itu … judulnya begitu memikat saya untuk membeli buku itu, ditambah lagi cover buku dengan foto pak jokowi dengan gaya khasnya. Judul buku itu adalah “Jokowi Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker”. Buku mengisahkan tentang kisah Pak Jokowi yang telah berhasil memimpn kota Solo, selain itu cerita dalam buku ini juga mengupas kehidupan Jokowi ketika kecil yang tumbuh dalam keluarga serba pas-pasan. Yang menarik dari buku ini, ternyata Pak Jokowi adalah penggila music rock, beliau berjiwa rocker. Isi buku ini begitu memberikan inspirasi akan sosok Jokowi. Film tentang Jokowi juga sempat saya lihat berkali-kali yang mengisahkan kehidupan beliau semasa kecil. Karena ya namannya nge-fans, ku kumpulkan juga variasi foto-foto beliau yang ku ambil dari mbah gugel … hmm agak lebay juga sich.
            Rasa salut saya terhadap sosok jokowi terus tumbuh ketika beliau dihadirkan dalam acara TV yang menjadi program yang sangat saya senangi yaitu Mata Najwa, karena pembawa acarannya yang cerdas, cantik, dan tegas. Pak Jokowi saat itu dihadirkan dengan beberapa tokoh inspiratif lain yaitu Abraham Samad, Anis Baswedan, Ganjar Pranowo (Gub Jateng), dan JK. Begitu semarak sekali acarannya, mereka saling menebarkan inspirasinnya. Hal yang menarik saat itu, ketika Mbak Nana menyakan kepada mereka tentang pergantian peran, jika diberikan kesempatan peran siapa yang akan mereka pilih. Dimulai dari Pak Jk, beliau memilih peran menjadi gubernur Jawa Tengah, karena beliau terlihat tenang daripada yang lain, tidak mau pilih jadi gubernur DKI karena banyak masalahnya, tidak mau pilih jadi ketua KPK karena banyak musuhnya…sontak alasan itu membuat semua penonton tertawa. Pertanyaan yang sama selanjutnya dilontarkan kepada Pak Jokowi, peran yang beliau pilih adalah Anis Baswedan karena facenya yang keren, tidak ndeso, begitu juga Pak Ganjar, beliau memilih rector seperti Anis Baswedan karena ngomong aja Ok dan pasti selalu benar. Pak anis memilih menjadi ketua KPK, dan yang terakhir dari Pak Abraham Samad. Pak Abraham Samad memilih menjadi Jokowi karena menurutnya Jokowi itu unik dan aneh, jokowi adalah orang yang biasa-biasa saja, tidak terpengaruh dengan materi. Pada saat itu Mbak Nana juga menyinggung tentang pencalonan presiden 2014 …langsung saja ke pendapat Pak Jokowi ..dengan pertanyaan yang agak meledek, beliau menjawab juga dengan gaya bicarannya yg khas belum memikirkan soal negeri di tahun 2014, belum mikir …beliau masih fokus soal banjir, macet yang terjadi di Jakarta. Hmm …sosok yang komitmen dan bertanggung jawab.
            Tapi tidak tahu yang sebenarnya, apakah Pak Jokowi ini memang bener-bener nggak mikir menjadi calon presiden ataukah saat itu masih belum mikir tapi nanti tetep mau juga menjadi calon presiden. Akhirnya pak jokowi jadi juga kandidat pilpres 2014, begitu tambah fenomenal menjadi pembicaraan media. Sekarang Pak Jokowi adalah presiden kita … kepercayaan masyarakat terhadap Jokowi sebagai pemimpin yang merakyat di media itu membuatnya sukses dalam pemilu 2014.
Ada yang berbeda dari sosok Jokowi yang dulu dan sekarang, antara jadi walikota, gubernur DKI dan jadi presiden. Setelah jadi presiden, media mengangkat hal lain dari sosok Jokowi…yang begitu jauh dengan saat jadi walikota dan gubernur. Dulu kesederhanaan beliau menjadi hal yang sangat fenomenal, dinilai positif, sekarang menjadi sesuatu yang controversial. Blusukan bukan lagi menjadi prestasi yang membanggakan seperti dikala saat jadi gubernur dan wali kota, tetapi masih butuh lagi sebuah perbaikan (lebih detailnya baca http://www.pikiran-rakyat.com/node/314013). Sorotan media sekarang tertuju pada persoalan-persoalan yang harus dihadapi Presiden Jokowi mulai dari pengangkatan kapolri Budi Gunawan yang akhirnya menhakibatkan kisruh antara KPK-Polsri, naik-turun harga BBM …hingga yang lebih mengejutkan lagi saat berita kompas melintas di wall Facebook saya tentang reshuffle atau perombakan cabinet kerja, karena kinerja presiden Jokowi yang belum maksimal dimata public. Rasannya sejauh ini hanya persoalan-persoalan saja yang menjadi sorotan media, hal-hal positif dari sosok Jokowi yang dulu menjadi  idaman para media kini hilang begitu saja entah kemana.
Selamat Membaca … I’m still in Happy Writing
T. Agung, 21-04-2015

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...