Senin, 18 Mei 2015

Demam Batu Akik



Akik dimana-mana, disana akik, disini akik, dimana-mana akik. Begitulah kirannya kata-kata yang cocok untuk mengungkapkan kehebohan masyarakat dengan batu akik ini.  Akhir-akhir ini batu akik telah menjadi trend tersendiri dan juga telah menjadi bahan pembicaraan masyarakat yang cukup menarik. Keberadaan batu akik ini mulai menjadi trend semenjak saat itu Presiden SBY memberikan hadiah cinderamata kepada Presiden Amerika Obama berupa akik itu. Hmmm, sebenarnya sudah agak lama sich trend batu akik ini muncul,mungkin sekitar bulan februaru yang lalu, tapi entah kenapa saya menanggapinnya dengan biasa-biasa saja, sepertinya tidak ada yang special dengan akik itu. 

Entah kenapa nge-tren akik itu baru akhir-akhir ini, padahal sudah dari kecil dulu saya mengetahuinnya. Saya ingat sekali, saat saya masih kecil ada orang-orang yang sudah sepuh biasannya pakai cincin akik ini. Mbah kakung saya juga pernah pakai. Pernah,  saat saya pulang kampong, saya menanyakan tentang keberadaan cincin akik itu, ternyata masih disimpannya baik-baik. Saya bilang kalau sekarang, cincin beginian ini telah menjadi trending topic dimana-mana. Dan ternyata hal ini telah diketahui olehnya. Begitu cepatnya informasi ini tersebar, padahal kalau dipikir-pikir orang desa itu kurang melek akan informasi seperti ini, tapi sangking fenomenalnya tentang akik ini, sehingga informasinnya cepat bisa menyebar secara luas. 

Yang lebih mengejutkan lagi, ternyata keberadaan batu akik ini tidak hanya digandrungi oleh orang yang sudah tua saja, tetapi juga anak-anak, bahkan di semua kalangan, baik itu bawah, menegah, hingga kalangan atas. Betapa tidak menggejutkan, suatu hari ketika saya momong keponakan saya yang masih berumur 3 tahun di halaman rumahnya. Di situ terdapat batu-batu hiasan yang berwarna putih yang menghiasi taman depan rumahnya. Sedikit konyol ini, ia mengambil satu batu mungil berwarna putih itu dan ditunjukkan ke saya, “Dhek …atu akik” … meskipun lebih tua saya, ia memanggilnya dhek karena ia adalah anak dari Pak dhe saya. Saya hanya bisa tertawa tak bermakna mendengarnya, karena meskipun saya tertawa, ia masih belum memahami betul tentang apa yang sedang saya tertawakan. Anak sekecil itupun sudah cukup paham tentang istilah batu akik. Akiiiik…akiiik, begitu beruntungnya kau, digandrungi oleh banyak orang.

Selain banyak orang yang berminat akan batu akik ini, ternyata juga banyak masyarakat yang berniat untuk mempelajari bahkan medalami informasi terkait batu akik ini. Setelah mereka punya segudang informasi tentang batu akik itu, bisa dipastikan mereka, para pencinta batu akik, atau istilah kerennya gems stone itu akan berkreasi untuk mengolahnya. Sehingga bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan bagi mereka.

Ya, sebenarnya batu akik ini bukan hal yang baru. Aksesoris yang pada umumnya menghiasi jari jemari sebagai cincin ini, yang dulu biasanya hanya identik dengan dipakai oleh orang tua, namun sekarang menjadi tren di kalangan anak muda dan menjadi kebanggaan tersendiri. Karena batu akik ini bisa dikatakan batu yang begitu indah, bisa memancarkan warna yang beraneka ragam, dan bentuknya yang elegan membuat harga jual dari batu akik ini juga lumayan mahal. Berikut ini adalah beberapa contoh aksesoris dari akik yang harga jualnya begitu luar biasa … mungkin bagi orang yang benar-banar pencinta akik, harga segitu itu bisa jadi oke-oke saja …. Hmmm,,, saat membacannya begitu bikin bulu kuduku merinding,



Keberadaan akik antara zaman dulu dengan sekarang itu kelihatannya juga berbeda. Mungkin banyak dari kita yang pernah tahu tentang hal ini, bahwa dahulu batu akik atau batu cincin itu dikenal dari segi supranaturalnya atau sebagai jimat, he e syok tahu. Ya, mungkin setelah memakai cincin akik bisa menambah kepercayaan dirinya, atau bisa juga dapat menambah karismatik bagi yang memakainnya. Dari yang tadinnya ganteng, setelah pakai cincin itu bisa berubah jadi ireng, he e bercanda. Namun akhir – akhir ini pemburu batu akik lebih cenderung menyukai bentuk dan corak dari batu akik itu sendiri, serta keunikan dari setiap jenis batu itu. 

I think that’s all my writing, begitu lega rasannya ketika seperti disaat ini dimana saya bisa mengulunkan kata-kata yang bisa membentuk sebuah cerita. Semua beban pikiran rasannya hilang begitu saja saat apa yang kita pikirkan, bisa dengan mudah tertuangkan dalam sebuah tulisan. Memang begitu apa yang telah saya rasakan, akhir-akhir ini sebenarnya tugas kuliah sudah menumpuk, tapi rasannya ada sesutau yang masih kurang jika pikiran kita belum menyumbangkan idennya untuk di tuangkan dalan sebuah. tulisan, Ya, Meskipun masih sebatas kata-kata sederhana, sehendaknya bisa melatih diri saya untuk menumbuhkan tradisi menulis. Let Guys … We starts to writing about everything from now on? Ternyata asyik lho ...bikin ketagihan pokoknya,,, 


^__^ In Happy writing ^__^

        T. Agung, 19-5-2015



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...