Senin, 18 Juli 2016

Reportase Lebaran Ketupat



LEBARAN hari ketujuh, di tempat saya tinggal sudah lengang dari para tamu yang bersillaturrahmi. Puncak keramaian terjadi pada lebaran pertama hingga kelima, untuk hari selanjutnya sudah seperti hari-hari biasanya. Orang-orang sudah mulai melakukan rutinitas kesehariannya.

Namun pemandangan berbeda terjadi di Durenan, kecamatan yang berada di sebelah timur Kota Trenggalek ini memiliki daya tarik tersendiri ketika lebaran memasuki hari ketujuh atau dikenal dengan lebaran ketupat.

Sungguh unik cara warga Durenan dalam merayakan puasa syawal ini dan berlangsung sangat meriah. Nuansa lebaran masih sangat terasa, bahkan jauh lebih marak dibandingkan lebaran Ramadan kemarin.

Dan Rabu (13/7/2016) itu menjadi momen yang tak bakal saya lupakan, karena telah berkesempatan menyaksikan langsung bagaimana kemeriahan pesta kupatan di sana. Jalur lalu lintas di Durenan tampak padat. Ribuan orang membanjiri rumah-rumah warga di sana.

Memang lebaran ketupat bagi warga Durenan telah menjadi tradisi turun-temurun yang sudah dikenal luas, sehingga pada momen ini banyak orang dari luar daerah berbondong-bondong ke Durenan, baik untuk bersillaturrahim dengan sanak saudara atau sekadar menikmati kemeriahan lebaran ketupat.

Sesampainya di rumah teman yang berada di Durenan, terlihat rumahnya sudah dipenuhi para tetamu yang datang. Rombongan sanak keluarga datang silih berganti. Tuan rumah menyambut dengan ramah.

Kata teman saya, tuan rumah pada lebaran ketujuh ini tidak keluar rumah untuk bersillaturrahim di rumah tetangga atau saudara karena hal itu sudah dilakukan pada saat lebaran hari pertama hingga hari keenam. Khusus untuk lebaran ketupat ini, mereka manfaatkan untuk menyambut para rombongan tetamu yang datang, lalu menjamunya.

Aneka jajanan masih tersedia lengkap di meja. Yang istimewa, tuan rumah akan menjamu siapapun yang bersillaturrahim ke rumahnya dengan sajian ketupat secara cuma-cuma. Ketupat disajikan dengan sayur beserta lauknya, seperti opor ayam, lodeh nangka dan kacang, soto ayam, dan sebagainya.  Saya dan teman memilih menikmati ketupat dengan soto ayam.

Kemeriahan pesta lebaran ketupat di Kecamatan Durenan ini memang dari tahun ke tahun selalu mengundang daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang berkunjung. Sehingga ketika lebaran ketupat tiba, suasana kemeriahan begitu terasa.  Menarik bukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...