Minggu, 26 Juni 2016

Secangkir Kopi Malamku





 Secangkir Kopi Malamku

Seingatku, beberapa minggu silam terakhir kalinya aku minum kopi. Malam ini aku membuat kopi lagi sebagai teman untuk menikmati malam. Sengaja aku bawa bubuk kopi hitam dari rumah, buatan simbok beserta gulanya sekalian untuk berjaga-jaga ketika aku ingin menikmati malam. 

Sekitar pukul 10. 00 aku berangkat membuat kopi. Memasak air terlebih dahulu, sementara sambil menunggu mendidih saya racik kopi plus gulanya dalam gelas yang ukuranya lemayan gedhe, tapi sepertinya juga tidak besar-besar amat, he he. Inginku membuat kopi yang pahit dan manisnya terasa, jadi bubuk dan gulannya banyak. Air sudah mendidih, lalu saya tuang ke dalam gelas, disedu, dan siap dinikmati. Kopi hitam manispun jadi.

Disruput sedikit demi sedikit dari mulai panas, agak panas, hangat, sampai dingin. Ketika sudah mulai dingin, makin terasa saja pahit dan manisnya meskipun aroma kopinya sudah semakin berkurang. Tegukan terakhir kiranya pas sahur dan saat menjelang imsak.

Kini tengah malam sudah lewat, tapi aku sama sekali belum mengantuk. Sebenarnya bukan sepenuhnya karena segelas kopi hitamku, namun disisi lain karena aku memang benar-benar menikmati malamku dengan sebongkah data-data penelitian yang sebentar lagi akan selesai. Sederhana, namun lewat sajian secangkir kopi hitam, sehendaknya bisa membantu menikmati malamku. 

T. Agung, 27-06-2016

1 komentar:

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...