Rabu, 08 Juni 2016

Megengan, Banjir Berkat(h)



Megengan, sebuah tradisi yang tidak lepas dari kehidupan orang jawa setiap menjelang Puasa Ramadhan. Ada yang melakukan jauh-jauh hari atau jarak satu-dua hari sebelum puasa tiba. Ada yang dilakukan dengan cara kenduri atau dengan membagi-bagikan nasi berkat dari satu rumah ke rumah yang lain. Tak jarang juga, tradisi megengan dilakukan di mushola atau masjid.
 
Banjir berkat(h), begitulah saya mengatakannya. Itu terjadi di rumah Budhe saya (yang rumahnya berada di kotanya). Tradisi megengan berbeda dengan di desa tempat tinggal saya, disini megengan dilakukan dengan membagi-bagikan nasi kotak. Tuan rumah memasak menu sesuai dengan kebutuhan, lalu dibungkus di kotak dan dibagi-bagikan kepada tetangga satu komplek dan saudara-saudara yang rumahnya dekat. 

Pas kesana, kebetulan Budhe sedang acara megengan. Sayapun ikut membantu mengantarkan berkatnya. Ternyata di hari itu banyak juga yang megengan, beberapa kotak nasi saya terima dari tetangga. Setiap ada orang yang datang, pasi ia mengantarkan berkat megengan. Jadinya seperti saling tukar berkat.

Karena banyak berkat yang terkumpul, tidak mungkin semuanya dimakan. Bahkan kami hanya memilih secukupnya. Lainnya, sebagian dibagi dengan para ayam dan ada juga yang dikasihkan lagi ke tetangga sebelah. 

Berbeda dengan tradisi megengan yang diadakan di desa tempat tinggal saya. Para tetangga diundang untuk datang ke rumah. Setelah para undangan datang dan segenap menu megengan sudah dipersiapakan, imam segera membacakan hajatnya, kemudian memanjatkan do’a, lalu bersama-sama menyantap menu yang disediakan. Begitu juga ketika mendatangi tetangga yang melakukan megengan. Sehingga, jika ada beberapa tetangga yang melakukan megengan bersamaan, maka siap-siap untuk diundang dan menyantap sajian megengan dari satu rumah ke rumah yang lainnya.

Panggul-Trenggalek, 04.06.2016

2 komentar:

  1. cara megengan di daerahmu begitu ya Mbak? klo di kampung asal usulku dulu megengan itu kita ngundang tetangga tapi nasinya dibawa pulang, bukan dimakan di tempat...klo di jogja gak ada megengan, tapii adanya apeman

    BalasHapus
  2. Iya Bund kebanyakan pakai dua cara itu he he.Di tempat saya juga buat apem untuk menu megengan, tapi lucu ya namanya di jogja

    BalasHapus

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...