Minggu, 13 September 2015

Kita adalah Anak Elang



           
Hari sabtu kemarin adalah kali pertama saya dan teman-teman yang akan berangkat KKN-PPL Terpadu ke Thailand melakukan bimbingan. Kita punya waktu selama kurang lebih dua bulan untuk mengikuti bimbingan dan pengarahan sebelum berangkat kesana. Hari itu kebetulan sebagai tutornya adalah Bapak. Jazeri.
Karena ini adalah baru pertemuan pertama, maka sebelum memberikan materi, beliau memberikan motivasi kepada kami, setidaknya itu bisa membuat semangat kami  bertambah. Beliau memberikan motivasi kepada kami dalam bentuk sebuah cerita. Mengisahkan kami layaknya anak Elang. Mungkin sebagian besar  dari kami sudah pernah membaca atau mendengar cerita anak Elang ini. Tapi saya baru tahu kali ini. Saya begitu antusias mendengarkan cerita beliau, dan mencatatnya.
Sesuai cerita yang saya catat ketika beliau bercerita seperti ini, suatu hari da seorang kakek tua sedang mencari rumput. Tak sengaja di dalam rerumputan, bapak tua itu menemukan sebuah teluar yang aneh, ia belum pernah tahu telur seperti itu seblumnya, bentuknya tidak sebesar telur ayam atau telur puyuh. Ia bawa pulang telur itu. Kakek tua tidak memasak telur itu, tetapi ia menitipkan telur temuannya tersebut kepada ayam yang sedang mengeram.
Setelah menetas telur temuannya itu juga ikut menetas seperti anak ayam pada umumnya, punya dua kaki, dua sayap, dua mata, dll. Sang ayam pun juga merawatnya seperti anaknya sendiri. 
Suatu hari ada yang aneh terlihat dari salah satu anak ayam yang merupakan telur temuan kakek tua itu, ternyata pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak ayam yang lain.
Sebagai anak ayam, untuk terbang tinggi sepertinya mustahil. Suatu hari anak ayam itu melihat ada seekor burung yang terbang tinggi di atas awan. Anak-anak ayam yang lain menganggap itu adalah hal yang biasa, toh juga tidak bisa tinggi seperti itu. Tapi tidak bagi salah satu anak ayam hasil temuan sang kakek, ia terheran-heran dengan burung yang terbang tinggi tersebut. Setiap hari kepikiran terus dengan burung yang bisa terbang tinggi. Anak ayam yang satu itu sangat ingin bisa terbang seperti burung itu.
Setiap hari sedikit demi sedikit berlatih untuk bisa terbang. Di saat anak-anak ayam yang lain asyik mencari makan, ia malah berlatih untuk bisa terbang. Ia berlatih dan terus berlatih. Karena keinginanya untuk terbang sangat kuat, akhirnya suatu hari ia bisa terbang tinggi layaknya burung yang juga bisa terbang tinggi itu. Burung itu adalah burung Elang.
Begitulah cerita yang saya tangkap. Dari cerita itu, beliau memberikan maksud dan apa hubungannya cerita itu dengan kami. Sebelumnya saya juga kurang tahu apa hubungannya dengan kami ini. Lalu beliau menjelaskan maksudnya. Kami adalah anak elang. Kami beraktivitas layaknya mahasiswa biasa, berkumpul dengan ribuan mahasiswa yang lainnya. Dan kami juga mendapatkan perlakukan yang sama. Peran kami juga sama, masuk kuliah, belajar, mengerjakan tugas dan lain-lain. Tapi suatu hari kami memiliki keinginan yang berbeda. Saat ada informasi tentang pengumuman PPL-KKN terpadu ke Thailand, bagi kami itu adalah kesempatan yang luar biasa, yang mungkin saja bagi orang lain tidak sama.
Kami sangat berharap agar bisa di terima dan lolos seleksi. Dengan penuh kesungguhan kamipun mengikuti serangkaian tes yang di berikan, ada tes tulis, tes berbahasa, tes psikologi, tes wawancara, dll. Dari ratusan orang yang ikut seleksi, akhirnya kami bisa masuk dan lolos.  Akhirnya kami juga bisa seperti teman-teman angkatan sebelumnya yang bisa berangkat kesana, yang bisa menjalankan tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya. Semoga kami juga bisa mengemban tugas kami ini dengan baik.
"Bahwa KKN-PPL ke Luar Negeri, dengan tujuan Thailand merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat menuju "World Class Institute"" -LP2M IAIN Tulungagung- Sangat penting juga misi dari kampus ini kita digaris bawahi. So, let us be the International People and look at the world, even the agent of change in suggest. Aamiin. Insya’allah berkah    ^ __ ^


5 komentar:

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...