Jumat, 17 November 2017

MEMAKNAI SEBUAH PERJUANGAN



Banyak orang yang pergi ke kampung Inggris, Pare, Kediri, selain belajar bahasa juga sebagai ajang rekreasi. Bagi mereka desa-desa kecil yang punya nama kampung Inggris ini unik. Aku pun berkata demikian. Desa yang hebat. Bermula dari desa kecil yang sepi, karena menjadi kampung Inggris desa-desa itu menjadi sangat maju.

Bagi mereka yang membawa budget berlebih, pasti akan memanfaatkannya untuk jalan-jalan juga. Ditambah biaya hidup yang murah, banyak para pendatang ketagihan untuk berlama-lama menikmati desa unik bernama kampung Inggris ini. Yang hanya fokus untuk belajar bahasa karena memang didesak dengan kebutuhan juga tak kalah banyak. Sehingga, mereka harus memanfaatkan waktu yang singkat untuk belajar serius.

Salah seorang temanku yang rela datang dari jauh untuk belajar bahasa di kampung Inggris berasa dari Sulawesi Tengah, tepatnya dari kabupaten Toli toli. Kukira sebuah usaha yang tidak ringan. Sebulan aku dekat dengannya, karena memang kami jadi satu rumah. Sebelumnya aku juga sempat mengajar di kelasnya selama beberapa kali pertemuan.

Selama tiga bulan ia masih mengambil kursus dasar, dan sebulan selanjutnya ia mengambil program TOEFL. Aku dibuatnya terkesan caranya menghargai waktu. Meskipun bukan belajar di tempat formal, namun keseriusannya tak kalah jauh dengan ketika belajar di sekolah atau kampus. Usaha itu dilakukan karena ia sangat ingin melanjutkan studinya dengan beasiswa. LPDP afirmasi adalah beasiswa yang akan dituju. Katanya beasiswa ini untuk yang tinggal di daerah 3T. Karena kebetulan tinggal di wilayah yang masuk kategori tersebut, ia tak ingin melewatkan kesempatan emas ini. Semoga berhasil, teman.

Beberapa waktu yang lalu ia juga sempat menunjukkan kepadaku sebuah voucher belajar bahasa Inggris di kursus bergengsi kampung Inggris selama tiga bulan. Ia mendapatkannya saat ada seminar di kampusnya karena quis yang dimenangkan. Mungkin jika tidak gratis, masuk dan belajar disitu butuh uang yang tidak sedikit. Jika kesempatan itu diambil, ia akan bebas memilih programnya dan dapat gratis tempat tinggal juga. Namun, karena harus pulang segera, voucher itu belum dipakai.

Kemarin ia memutukan untuk kembali. Aku menyaksikan ia beres-beres sejak pagi. Barang-barangnya ia tata sedemikian rapi. Bahkan koper yang ukurannya kecil bisa diisi barang banyak.

 Beginilah anak rantau.” Katanya sambil sibuk mengemas barang-barangnya.

Pagi buta travel yang mengantar ke bandara Juanda sudah menghampirinya di depan camp.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...