Jumat, 30 Januari 2015

Hanya Sebuah Kebetulan

            Melihat judul yang saya tulis, sudah agak terbayang kan tentang apa yang akan mau saya bahas? Yaitu tentang sebuah kebetulan. Di katakan kebetulan karena kejadian ini menurut saya sesuatu yang hanya sebatas angan-angan saja dan tidak kuduga sebelumnya. Mungkin terlihat aneh jika sesuatu itu di katakan sebuah kebetulan, karena semua kejadian yang ada di dunia ini sudah di atur oleh yang maha kuasa, sesuatu yang terjadi atas ijin Allah. Selain itu, mungkin tidak akan sesuatu itu terjadi tanpa adanya sebab dan akibat. Dalam bahasa inggrisnya everything happened for a reason. Saya katakan hanya sebuah kebetulan  bukan bermaksud  untuk menganggap remeh suatu kejadian ini, saya percaya kalau sebuah kebetulan ini  tampaknya sudah direncanakan dengan sangat baik oleh-NYA. Seperti yang kurasakan ini……
          30 januari 2015 adalah saat yang di tunggu-tunggu oleh para mahasiswa. Hari ini adalah hari pembagian kartu hasil study yang merupakan kartu hasil akhir belajar kita selama satu semester. Nilai yang tertera dalam selembar kertas itu menunjukkan hasil usaha yang sudah kita lakukan, jadi apapun hasilnya harus kita terima, karena ya itulah kemampuan kita yang sebenarnya. Jika kita sudah benar-benar berusaha, menurut saya apapun hasilnya akan membuat kita merasa puas.
          Selama saya kuliah ini, memang saya tidak memperhitungkan berapa IP yang harus saya peroleh tiap semesternya, semuanya biarkan mengalir dengan sendirinya. Selama saya sudah berusaha as good as possible, waktunya masuk ya masuk, ada tugas ya di kerjakan, mau presentasi, ujian ya belajar, dll, it’s enough… Di samping kegiatan perkuliahan yang harus dilakukan, bergabung ke organisasi juga saya perhitungkan. Itu saya lakukan karena saya yakin jika kita nanti sudah terjun di masyarakat, tidak cukup jika hanya bermodalkan pengetahuan akademik atau hard skill saja, tapi soft skill juga harus di asah. Dengan berorganisasi kita bisa belajar bagaimana memecahkan suatu masalah, bersosialisasi, tanggung jawab, dan masih banyak lagi yang dimana kemampuan tersebut akan sangat penting diterapkan jika kita sudah terjun di masyarakat. Karena itulah di saat kuliah ini saya tidak begitu memperhitungkan berapa IP yang harus saya dapatkan. Meskipun begitu, karena  kuliah menjadi tujuan utama saya, maka saya juga harus menjalankan tanggung jawab saya sebaik-baiknya sebagai mahasiswa, yaitu belajar.
          Saya percaya semua yang dilakukan dengan usaha yang maksimal dan jujur hasilnya tak akan sia-sia. Jujur, IP yang saya peroleh selama ini tidaklah sangat bagus, melainkan hanya sedang-sedang saja, tetapi saya puas dengan apa yang sudah saya peroleh itu karena usaha yang maksimal yang telah saya lakukan, ya beginilah aku, just go with a flow. Kejadian yang mengejutkan terjadi pada saya pagi tadi …. tidak menyangka jika semester ini saya mendapatkan IP tertinggi di kelas saya. Saya bingung saya harus melakukan apa. Saya mau meluapkan rasa senang saya di hadapan teman-teman, rasannya tidak pantas. Tidak biasa saya mendapatkan IP tertinggi ini. Jadi saya tetap harus rendah hati. Saya percaya kalau ini adalah hanya suatu kebetulan saja, kalau ini bukan suatu kebetulan pastinya IP saya dari dulu sudah bagus, he e e. Usaha maksimal sudah sama-sama saya lakukan setiap semesternya, tapi hasilnya selalu berbeda, kadang hasilnya sedang kadang tinggi. Itu tidak masalah, yang penting saya sudah berusaha. Sekali lagi, IP yang saya dapatkan pada semester ini mungkin hanya sebuah kebetulan saja. Kebetulan ada factor lain yang mendorong saya untuk semangat melakukan usaha yang maksimal untuk mendapkan hasil yang maksimal, misalnya kebetulan semester ini banyak mata kuliah yang menarik, jadi semangat untuk belajar mata kuliah itu tinggi, kebetulan dosen yang mengajar semester ini asyik, jadi asyik juga saat mengikuti mata kuliah yang di ampunya, dan sebagainya.
Kebetulan adalah hadiah bagi orang yang ikhlas mencoba. kita tidak diharuskan berhasil, kita hanya diharapkan mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan mengembangkan kesempatan untuk berhasil.
---Mario teguh---


         
                          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...