Minggu, 08 September 2019

SERBA SERBI PERINGATAN HUT RI KE 74 SMKN 1 PANGGUL


Bulan Agustus memang sudah berlalu. Namun kenangan euporia kegiatan peringatan HUT RI masih terkenang dalam benak saya, meskipun saya bukan sebagai peserta kegiatan. Saya sebenarnya iri menyaksikan para peserta yang tergabung dalam berbagai kegiatan PHBN, terutama iri kepada rekan kerja.


Saya tidak boleh mengikuti serangkaian kegiatan karena waktu itu saya memang tengah hamil dan usia kandungan saya masih muda. Tepat pada 17 Agustus saya mengalami keguguran disaat mereka yang lain tengah menyaksikan kemeriahan serangkaian kegiatan PHBN. Semoga tulisan ini bisa membayar kesedihan yang datang di kala peringatan kemerdekaan tiba.


Serangkaian kegiatan PHBN tingkat kecamatan diikuti oleh instansi dan umum se-kecamatan Panggul, Trenggalek. SMKN 1 Panggul menjadi salah satu sekolah yang berpartisipasi dalam kegiatan PHBN tingkat kecamatan. Kegiatan yang diikuti cabang perlombaan seni maupun olahraga.


Untuk beberapa cabang olahraga yang diikuti, SMKN 1 Panggul memperoleh beberapa prestasi yang cukup memuaskan. Berkat persiapan yang maksimal, siswa mampu memenangan beberapa pertandingan. Salah satu siswa SMKN 1 Panggul kelas XI atas nama Haidzati Aryani, sosok atlet karate dan bulu tangkis tingkat nasional memperoleh juara 2 cabang OR bulu tangkis Pi tingkat Kabupaten dan juara 1 tingkat Kecamatan. SMKN 1 Panggul juga telah punya atlet baru di bidang OR bulu tangkis yang telah mendapatkan juara 1 Pa tingkat kecamatan, yaitu atas nama Afrian Tito kelas X. Cabang OR sepak takraw Pi juga tengah mempertahankan kejuaraannya dari tahun kemarin, yaitu juara 1.


Salah satu kegiatan PHBN tingkat kecamatan yang membuat hati ini ingin ikut yaitu kegiatan baris berbaris variasi. Kesan kegiatan baris berbaris tahun lalu masih sangat membekas hingga seakan tidak rela jika diri ini tidak bisa mengikuti.

Hal yang menarik dari kegiatan gerak jalan SMKN 1 Panggul dari pleton lainnya, yaitu aba-aba yang dipakai, kostum yang dikenakan, serta gerakan-gerakan yang digunakan selama berjalan kurang lebih 4 KM. Gerak jalan tahun lalu kostum yang dikenakan adalah surjan dengan busana pelengkap blangkon dan jarit barong. Aba-aba yang digunakan adalah bahasa jawa kawi serta menggunakan variasi-variasi gerakan yang membuat rasa lelah menjadi lupa. 


Sayangnya untuk tahun lalu kami mendapat nomor keberangkatan terakhir, jadi warga yang menonton di sepanjang jalan sudah tidak banyak. Namun ketika di depan panggung kehormatan terlihat banyak sekali penonton yang dengan antusias menyaksikan variasi-variasi yang kami tampilkan. Kami juga mendapat tepuk tangan meriah dari orang-orang yang ada di panggung kehormatan. Sayangnya, kami bubar tepat di depan panggung kehormatan. Seharusnya tempat pembubaran berada di depan pendapa, sehingga kami tidak memperoleh nilai saat di finish. Padahal kami sudah memperoleh nilai yang tinggi saat di start.


Rasa kecewa terbayarkan dengan kegiatan gerak jalan tahun ini yang diakan pada hari Kamis, 15 Agustus 2019. Tidak jauh beda dengan yang tahun kemarin, gerak jalan tahun ini juga menggunakan aba-aba bahasa Jawa. Hanya saja kostum yang dikenakan berbeda, yaitu pakaian warok ala reog ponorogo dengan gerakan-gerakan khas warok. Di depan panggung kehormatan, tim gerak jalan SMKN 1 Panggul juga menampilkan drama yang menarik perhatian seluruh penonton. Rasa kecewa akan kekalahan tahun lalu terbayarkan dengan kemenangan tahun ini. Tim kami memperoleh juara 1 tingkat instansi. 

Tim warok SMKN 1 Panggul

Sekolah kami juga mengirimkan dua pleton untuk kat egori siswa dan alhamdulillah kedua pleton tersebut mendapatkan juara. Mereka senantiasa berlatih dengan penuh semangat meskipun panas terik. Kategori Pa mendapatkan juara 2 sementara kategori Pi memperoleh juara 3. 

Peserta Gerak Jalan SMKN 1 Panggul kategori Pa

Peserta Gerak Jalan SMKN 1 Panggul kategori Pi

Selain gerak jalan, kegiatan yang menarik perhatian warga adalah pawai seni budaya. Angkat tema ragmen ramayana, kelompok pawai seni SMKN 1 Panggul juga menarik perhatian warga. Tim pawai seni SMKN 1 Panggul memperoleh juara 2. Tidak hanya berjalan lenggak lenggok dengan dengan berbagai kreasi penampilan, SMKN 1 Panggul menampilkan drama singkat ragmen ramayana. Drama tersebut ditampilkan di beberapa titik yang kemungkinan di tempat tersebut ada juri yang menilai.
Antara Rama dan Shinta

Depan panggung kehormatan yang dipenuhi penonton
Kisah drama tersebut mengangkat cerita cinta Rama dan Shinta dengan tokoh Rama, Shinta, dan Rahwana menjadi pemeran utama. Dalam drama tersebut Shinta ditinggal berburu Rusa oleh Rama untuk menuruti keinginan Shinta. Nahasnya Rahwana datang untuk menculik Shinta. Salah satu prajurit kerajaan melaporkan kejadian tersebut pada sang raja, Rama. Akhirnya Rama meminta para anoman untuk membantu merebut Shinta. Peperangan pun terjadi. Singkat cerita Shinta pun kembali ke tangan Rama. Bapak camat sangat mengapresiasi penampilan tim pawai seni dari SMKN 1 Panggul. 
Tim pemeran kisah cinta Rama dan Shinta dalam ragmen Ramayana

Kegiatan penutup dari serangkaian kegiatan PHBN kecamatan Panggul adalah exposisi. Stand-stand berdiri memenuhi lapangan desa Panggul. Stand SMKN 1 Panggul menjual aneka makanan. Hari pertama, kami menjual bakso ikan, es dawet, resoles isi teri, dan pisang coklat. Sementara hari kedua menjual bakso ikan, es dawet, resoles rasa teri, dan nasi tiwul plus urap. 

Siswa menjalankan tugas menjaga expo


Kunjungan Bapak Camat ke stand expo SMKN 1 Panggul

Seperti tahun lalu, kami menggunakan voucher belanja untuk stand kami. Voucher senilai lima ribu rupiah dibagikan kepada seluruh siswa SMKN 1 Panggul, sehingga siswa tinggal menukar voucher saat ingin membeli di stand kami.
Stand ekpo SMKN 1 Pangggul masih mempertahankan juara kedua layaknya tahun lalu. 
 
SMKN 1 Panggul yang baru dimulai pada tahun ajaran 2017/2018 sedikit demi sedikit tengah menorehkan prestasi baik di tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan di tingkat nasional sekali pun. Semoga semakin ke depan SMKN 1 Panggul semakin maju dan unggul. Aamiin. 

#SMKBisaSMKHebat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UJIAN KESABARAN: RESEP SEMBUH PENDERITA HIPERTIROID

Oleh: Eka Sutarmi Periksa rutin ke dokter saya lakoni sejak saya mengetahui penyakit tiroid yang menyerang organ tubuh saya. Tepatnya 6 Ju...